Kamis, 25 Mei 2017 

Profil Provinsi Sulawesi Tenggara

sulawesi tenggara

Nama Entitas Provinsi Sulawesi Tenggara
Tanggal Terbentuk : 27 April 1964
Dasar Pembentukan : Undang-Undang No.2 Tahun 1964
Alamat Kantor Gubernur : Komp.Bumi Praja Andounohu Kendari
Potensi Wilayah : 1. Pertambangan dan Energi
2. Pertanian dan Perkebunan
3.Kelautan dan Perikan
Batas Batas :
  • sebelah Barat berbatasan dengan Sulawesi Selatan di teluk bone,
  • sebelah Timur dengan Provinsi Maluku di laut banda,
  • sebelah Utara dengan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah
  • sebelah Selatan dengan Provinsi Nusa Tenggara Timur di laut Flores
Luas Wilayah : 38.067,70 Km2
Wilayah Administrasi : Kabupaten : 10, Kota : 2, Kecamatan 204, Kelurahan : 345, Desa 1.626 (Permendagri Nomor 66 Tahun 2011)
Website :  www.sulawesitenggaraprov.go.id/

Struktur ekonomi Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2007 didominasi sektor Pertanian (38,12 %), Pengolahan (7,90 %) dan Perdagangan (15,22 %). Pada sektor pertanian kontribusi sub sektor pertanian Ubi Kayu menjadi yang terbesar, diikuti oleh jagung. Sektor perdagangan kontribusi sub sektor perdagangan besar dan eceran mempunyai andil terbesar, diikuti oleh restoran dan hotel.

Komoditi unggulan Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu sektor pertanian dan jasa. Sektor pertanian komoditi unggulannya adalah sub sektor tanaman perkebunan dengan komoditi Kelapa Sawit, Kakao, Kopi, Kelapa, Cengkeh, Jambu Mete, Lada dan Pala. Sub sektor perikanan komoditi yang diunggulkan berupa perikanan Tangkap, Budidaya Keramba, Budidaya Kolam, Budidaya Laut, dan Budidaya Tambak Pariwisatanya yaitu wisata alam dan budaya.

Sebagai penunjang kegiatan perekonomian, di provinsi ini tersedia 4 bandar udara, yaitu Bandara Betoambari, Bandara Pomala, Bandara Sugimanuru, Bandara Haluoleo. Di Provinsi ini juga terdapat Tiga jalan, Yaitu jalan Negara, Jalan Kabupaten / Kota dan jalan Provinsi. Panjang Jalan Provinsi adalah 1.187,63 km, Panjang Jalan Kabupaten / Kota adalah 7.652,45 Km, sedangkan panjang jalan negara adalah 1.293,87 km. Untuk transportasi laut tersedia 4 pelabuhan, antara lain Pelabuhan Bau-bau, Pelabuhan Kendari, Pelabuhan Khusus PT Antam UBPN Operasi Pomalaa, Pelabuhan Kolaka, dan Pelabuhan Raha (sumber : BPS Prov Sultra)